image1 image2 image3

HI! I'M MARTIKA SANDRA|THE EL-GHAZY'S MOM|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I'M GLAD YOU ARE VISITING HERE

Selain Dokter, Perawat, Bidan, Ini Profesi Kesehatan Lain yang Ada di Pusat Kesehatan Masyarakat

 

Logo Pusat Kesehatan Masyarakat


Sobat MS, mulai hari ini saya akan mengulas tema terkait profesi saya sehari -hari yang bergelut di bidang kesehatan. Nah, sebagai perdana dan mengawali bulan April yang jatuh pada hari ini, saya akan membahas tentang berbagai profesi di bidang kesehatan, khususnya di pusat kesehatan masyarakat. Lebih khususnya lagi Puskesmas Rawat Jalan. Mengapa saya awali dengan judul ini?berdasar pengalaman saya. Sangat sering ketika saya bertemu orang, lalu mendapat pertanyaan "kerja di mana?." Ketika dijawab, respon yang paling sering muncul adalah "Oh, dokter. Oh, perawat. Oh, bidan". Dan akhirnya saya harus menjelaskan panjang lebar.

Berdasarkan Permenkes 43 Tahun 2019, Public Health Center atau Pusat Kesehatan Masyarakat yang lebih dikenal sebagai Puskesmas, adalah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan. Dimana lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif yang tercakup dalam upaya kesehatan masyarakat, daripada kuratif dan rehabilitatif (yang tercakup dalam upaya kesehatan perseorangan), untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Di dalam penyelenggaraan kesehatan tersebut, ada bagian-bagian yang dilaksanakan oleh berbagai profesi dengan jabatan fungsional masing-masing. Sebelumnya, mari kita simak terlebih dahulu, apa saja upaya kesehatan yang tersedia di puskesmas.

Puskesmas menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat yang terdiri atas UKM esensial dan UKM Pengembangan. UKM Esensial adalah UKM yang wajib ada di setiap puskesmas. Jadi, mau kamu berkunjung ke Puskesmas manapun, 6 program atau upaya kesehatan di bawah ini pasti selalu ada. UKM Esensial terdiri atas :
- Upaya Promosi Kesehatan
- Upaya Gizi Masyarakat
- Upaya Kesehatan Ibu dan Anak
- Upaya Pencegahan Penyakit
- Upaya Kesehatan Lingkungan
- Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat

Sedangkan UKM Pengembangan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masalah kesehatan di wilayah kerja puskesmas, bersifat tidak wajib, dan dilaksanakan ketika UKM Esensial telah berjalan. UKM Pengembangan terdiri atas :
- Upaya Kesehatan Jiwa
- Upaya Kesehatan Lansia
- Upaya Kesehatan Sekolah
- Upaya Kesehatan Tradisional
- Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat
- Upaya Kesehatan Remaja
- Upaya Kesehatan MTBS
- Dan lain-lain

Upaya kesehatan perorangan, farmasi dan laboratorium, dimana bersifat kuratif dan rehabilitatif. Upaya kesehatan ini yang kita kenal dengan sebutan poli pelayanan. Ada poli umum, poli gigi, poli KIA-KB, UGD, apotek, dan laboratorium. Upaya kesehatan ini terdiri atas :
- Pelayanan Umum
- Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut
- Pelayanan Kefarmasian
- Pelayanan Gawat Darurat
- Pelayanan Laboratorium Medik

Nah, upaya kesehatan ini dalam operasionalnya akan dijalankan atau dilaksanakan oleh seseorang yang dengan profesinya sesuai tugas dan fungsinya masing-masing dan sesuai dengan latar belakang pendidikan (meski untuk hal ini, bersifat kondisional).

‌Biasanya di bidang kesehatan, orang lebih familiar dengan profesi Dokter, Perawat, Apoteker, dan Bidan. Tidak semua orang tahu bahwa di bidang kesehatan ada yang namanya profesi Nutrisionis, Sanitarian, Analis Kesehatan, Administrator Kesehatan, Epidemiolog, penyuluh kesehatan, dan lain-lain. Khusus di puskesmas rawat jalan, ada belasan profesi yang menjalankan sistem pelayanan kesehatan tingkat pertama di masyarakat,  berdasarkan Jabatan Fungsional Teknis dan Jabatan Fungsional Umum, antara lain :

  1. Dokter Umum
  2. Dokter Gigi
  3. Apoteker
  4. Epidemiolog Kesehatan
  5. Administrator Kesehatan
  6. Penyuluh Kesehatan Masyarakat
  7. Bidan
  8. Perawat
  9. Nutrisionis
  10. Sanitarian
  11. Asisten Apoteker
  12. Analis Kesehatan (pranata laboratorium)
  13. Entomolog Kesehatan
  14. Perekam Medik
  15. Perawat gigi
  16. Pengelola alat kesehatan dan obat
  17. Pengadministrasi Umum
  18. Pengelola JKN
  19. Pengelola Penerimaan

Untuk nomor 1-15 tergolong dalam Jabatan Fungsional Teknis. Sedangkan nomor 16-19 tergolong dalam Jabatan Fungsional Umum. Tugas pokok masing-masing profesi bisa dilihat di Tugas Pokok Masing-masing Profesi Kesehatan.  Jabatan Fungsional Teknis inilah jabatan fungsional kesehatan atau tenaga kesehatan yang menerima tunjangan sesuai skill bidang kesehatan yang dimilikinya. Sedangkan jabatan fungsional umum, disebut sebagai tenaga non kesehatan yang ada di lingkup instansi kesehatan. Gimana, sudah tahu kan sekarang kalau ternyata profesi atau tenaga kesehatan ada beragam. Semoga bermanfaat ya.
Salam sehat !

Penulis : Martika Sandra



DILARANG KERAS PLAGIAT TULISAN ORANG !!! HARGAI KARYA ORANG LAIN


Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar