image1 image2 image3

HI! I'M MARTIKA SANDRA|THE EL-GHAZY'S MOM|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I'M GLAD YOU ARE VISITING HERE

Cinta Surya kepada Santiran





 Seluruh angkasa masih senyap ketika Surya mulai membuka matanya kembali. Di bawah sana, Bumi dan sahabat-sahabatnya selalu menyambut kedatangan Surya dengan gembira. Namun entah mengapa hari itu Surya lunglai wajahnya suram, tak seperti biasanya.

"Ada apakah gerangan Surya hari ini tak nampak cahaya di wajahnya, aku khawatir melihatnya begini" kata Everest kepada Bumi.

"Entahlah, aku pun bingung dibuatnya" jawab Bumi. Semua diam ketika Surya mulai bertanya.

"Hei Bumi, tolong tanyakan pada sahabat-sahabatmu kemanakah Santiran yang biasanya ada saat aku bersama kalian dan selalu menemani cahayaku??"

Semuanya lalu diam dan saling melihat satu sama lain.

"Maaf Surya, maafkan kami. Kami semua sungguh tidak mengetahui kemana gerangan Santiran berada" jawab Atlantik.

Surya semakin gelisah, ia sama sekali tak tahu harus bertanya kemana lagi keberadaan Santiran yang tak nampak beberapa hari ini.

***

Di depan sebuah rumah, seorang pria berkumis berjalan turun dari mobilnya yang diparkirnya dengan membawa payung, memakai kacamata, sarung tangan dan sepatu. Mobil yang diparkirnya di samping pohon bonsai yang rimbun.

Tidak jauh beberapa jarak dari tempat pria berkumis itu berdiri, seluruh orang-orang yang lalu lalang dan keluar rumah semuanya memakai kacamata, payung, sarung tangan dan kaos kaki. Seluruh barang-barang kesayangan mereka seakan tak rela mereka izinkan untuk disapa cahaya matahari.

Mobil dan kendaraan lainnya pun mereka parkir persis di bawah pohon, di atas bayangan. Bayangan rumahpun tak luput dari ketakutan mereka. Seluruh kendaraan mereka parkir persis di atas bayangan. Tak hanya kendaraan, seluruh benda kesayangan mereka yang ada di luar mereka letakkan persis di atas bayangan.

Anak-anak yang bermain sepeda, meletakkan sepedanya persis di atas bayangan sebuah pohon besar yang berada dekat dengan lapangan tempat anak-anak yang lain berolahraga.

***

"Betapa sedih hatiku, kemanakah lagi harus mencari keberadaan Santiran" Surya terus merenungi dan bertanya tanpa henti. Santiran yang selalu setia menemani cahaya Surya, kekasihnya.

Seluruh angkasa turut mencari namun tak juga menemukan. Tiba-tiba Bonsai pun akhirnya bersuara.

"Surya, aku tahu dimana keberadaan Santiran. Santiran bukannya tidak ingin bertemu denganmu. Tapi manusia menjadikannya tempat berpijak untuk melindungi diri mereka dari cahayamu yang bisa membahayakan mereka".


"Ah iya, aku baru ingat sekarang. Bukankah kamu setiap musim ini selalu sakit Surya?" Jelas Himalaya.


#ywc #gtc


Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar