image1 image2 image3

HI! I'M MARTIKA SANDRA|THE EL-GHAZY'S MOM|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I'M GLAD YOU ARE VISITING HERE

Berkaca Pada Usia


Suatu siang aku berjalan di sebuah taman yang tidak jauh dari situ, ada bangunan sederhana dengan memiliki banyak kaca di sekeliling. Aku penasaran dan bergegas mendekati bangunan tadi dan melihat bayangan diri di cermin. Tiba-tiba cermin itu bersuara.
“Hey, apa yang kamu lihat di dalam diriku?” tanya cermin. Aku terbelalak kaget, tak menyangka cermin itu bisa mengeluarkan suara. Jika ia bertanya dirinya saat ini, itu juga berarti bertanya tentang diriku sendiri. Ku dekati cermin itu namun tak berani menyentuhnya.
“Lihatlah sejenak diriku hey kamu” cermin itu kembali bersuara. Perlahan aku berjalan semakin mendekati cermin ajaib itu. Berdiri tepat di depannya. Tiba-tiba aku melihat sesosok manusia lalu lalang di dalam cermin tersebut. Ada yang rambutnya telah memutih, namun tengah bersenang-senang di sebuah bar dengan manusia lainnya. Ada juga yang usianya masih sangat belia, namun tengah melangkah ke tempat ibadah dengan senyum yang tampak teduh.
“Apakah kau sudah melihatnya? Amati baik-baik” cermin itu kembali bersuara kali ini dengan lebih tegas. Ku lihat lagi dengan rasa penasaran yang terus menyelimuti pikiran. Tampak dalam cermin ada seorang bayi yang tengah belajar merangkak namun sesekali jatuh ke lantai namun tampak selalu ceria.

“Mengertikah kau sekarang? Bahwa usia bukanlah penghalang untuk belajar apapun yang memberi kebaikan untuk orang banyak. Bahwa usia bukan menjadi ukuran bijaksananya seseorang. Bahwa usia juga terkadang bisa tertutupi dengan semangat jiwa yang tak pernah padam”. Aku masih terdiam dan memaknai setiap kata-kata yang saat itu ku dengar. Lalu tiba-tiba suara anak-anak berlarian di taman mengagetkan lamunanku.

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar