image1 image2 image3

HI! I'M MARTIKA SANDRA|THE EL-GHAZY'S MOM|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I'M GLAD YOU ARE VISITING HERE

Stroberi di Puncak Danau Dua Pulau



Sore itu untuk ke sekian kalinya perjalanan saya menuju ke sebuah tempat di puncak. Kali ini bersama sahabat, anak-anak, dan suami. Ada sekali sebulan mungkin saya ke tempat yang sejuk ini (tergantung kesempatan). Pernah bersama sahabat kantor, sahabat MTSD, bersama keluarga besar ibu dan mertua, dan kali ini bersama teman-teman guru yoga, kedua anak saya dan suami.
Jam menunjukkan pukul 11.50 ketika mobil kami tiba di pintu masuk sebuah cafe yang ada di puncak. Di sebelah Barat cafe tersebut memiliki view background sebagian danau besar dan tenang yang dikenal dengan nama Danau Mo’oat. Danau yang cukup besar ini memiliki dua pulau kecil yang tersebar di sepanjang danau. Saat itu pengunjung sudah lumayan ramai. Biasanya semakin sore, semakin banyak pengunjung yang datang. Mengapa ramai? Karena cafe ini tidak hanya menawarkan suguhan makanan dan minuman yang lezat. Namun, cafe ini juga menyuguhkan wisata alam lebih tepatnya wisata kebun yang dikemas cukup manis.
Beberapa kali datang ke tempat ini dan kali kemarin sudah semakin beragam pernak-pernik baru yang memanjakan para pengunjung. Mulai dari pintu masuk yang disambut dengan gazebo berbentuk buah Stroberi, tempat parkir yang semakin luas (dibanding sebelumnya), jalan menuju café yang semakin nyaman (tidak lagi licin) dan jalan setapak kecil dengan bentuk kotak disusun rapi, bunga berwarna-warni yang semakin beragam jenis, tempat duduk di taman dengan background danau, dan sepeda cantik yang bisa dijadikan spot untuk berfoto ala gadis pengantar bunga.



Sayangnya siang itu kami kehabisan buah Stroberi, dan masih harus menunggu entah beberapa minggu lagi untuk mendapatkan buah stroberi segar fresh from the tree. Di samping café selain ada banyak beragam bunga ada juga kebun stroberi yang menjadi menu khas café ini. Udara yang sejuk cenderung dingin dengan pemandangan hijau dan danau dari kejauhan menambah suasana nyaman dan tenang penuh syukur ke hadirat sang Pencipta keindahan alam, Segala Puji bagi-Mu.

"Yogini Friendship is inhale happy, exhale smile, exhale laugh. Because we don't need any negative thing"
(Martika Sandra)

Selain stroberi, menu yang disajikan juga cukup matching dengan suasana yang dingin. Mulai dengan menu goroho stik plus dabu-dabu, mie cakalang, nasi goreng kampung, jagung rebus hangat, jus stroberi, pancake stroberi, hingga kopi hangat bagi penyuka kopi seperti saya. Jika beruntung mendapatkan tempat duduk di pojok belakang (karena biasanya penuh, menjadi tempat favorit pengunjung), maka bisa menikmati makanan atau kopi sambil menikmati suguhan pemandangan danau dari kejauhan dengan pohon-pohon hijau, wuiiih. Sembari menunggu makanan datang, bisa selfie dan wefie beberapa meter tidak jauh dari café ada rumah pohon sederhana yang menghadap langsung ke salah satu sisi danau.




Berhubung saya bersama teman-teman dan salah satunya datang dari luar kota dan keburu kembali ke kotanya, jadilah anak-anak lebih banyak ke Ayah. Jangan heran kalau tidak ada foto saya bersama anak-anak dan suami di sini, hahaha. Dan teman-teman sesama guru yoga, kalau ketemu pasti bakal kumat penyakit yogafie-nya, hahaha.  Tidak lama kami berada di café ini, berhubung pengunjung yang datang sudah semakin banyak maka kami mengakhiri pertemuan hari ini untuk sementara, hik hik. Kebetulan teman kami ini seorang emak petualang dan kami bertiga juga punya pleasant yang tidak jauh beda, hihihi. Insya Allah bisa ketemu lagi dengan teman guru yoga kami tersebut di wisata alam lainnya yang tidak kalah oke, aamiin.


Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar