image1 image2 image3

HI! I'M MARTIKA SANDRA|THE EL-GHAZY'S MOM|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I'M GLAD YOU ARE VISITING HERE

Ayam Gradasi dan Ayam Hijau

    Weekend The eL-Ghazy’s kemarin cukup berkualitas. Walaupun masih sedikit kesulitan membangunkan dua bocah ini di pagi hari. Sebelumnya, saya cukup mudah membangunkan mereka berdua tapi setelah Ayahnya cuti kantor mereka jadi ikut kebiasaan Ayahnya saat cuti yang bangun setiap jam 8 pagi (momen  jarang karena biasanya jam 6 pagi bahkan pernah setelah Subuh Ayah berangkat ke kantor). Akibatnya, saya kesulitan lagi untuk membangunkan mereka berdua saat dini hari.
    Hari Minggu pagi kemarin dua bocah ini ikut meramaikan lomba mewarnai kategori PAUD. Setelah sarapan dan mandi yang disponsori oleh saya, untungnya Ayah bekerja sama memakaikan baju untuk mereka berdua (terima kasih Yah, kecup).
    Setibanya di lokasi sudah cukup banyak peserta yang datang namun lomba belum dimulai. Undangan yang dibawa kemudian ditukar dengan kertas gambar dan buku tabungan emas (yang ini nanti menyusul esok hari). Saya sengaja tidak membelikan meja gambar, karena pernah beli dua kali namun pada akhirnya meja-meja beruntung tersebut dijadikan bahan eksperimen. Satu per-satu bagian meja dilepas oleh dua bocah ini, semuanya rusak. Jadilah mereka berdua hanya memakai papan yang biasa dipakai oleh anak sekolah untuk ujian, sebagai pengalas kertas gambar.
    Setelah menerima perlengkapan menggambar, lomba belum juga dimulai. Sementara anak-anak punya batas waktu yang tidak lama untuk duduk, diam dan tenang . Belum lagi ada anak-anak yang tidak boleh jauh-jauh dari kedua orang tuanya. Saya pun mendekati mereka berdua dengan maksud bernegosiasi.
“Duduk yang manis ya Nak” kata saya
“Gambarnya ditutup dulu. Nanti kalau om yang di depan sana bilangnya mulai gambar, baru gambarnya kakak dan adik warnai ya”
“Gambarnya diwarnai full, masih ingat kan kalau telur warnanya apa? Ayam? Rumput dan daun? trus tanah dan bunga warnanya apa?” tanya saya.
“Rumput warnanya hijau Bu” jawab si Kakak.
“Iya benar. Oke, Ibu tinggal sebentar ya sayang? Ayah dan Ibu menunggu di belakang sana. Ibu percaya kakak dan adik pasti bisa Insya Allah, anak-anak pintar sini Ibu peluk, muah satu-satu…”
    Senangnya kalau bisa diajak negosiasi. Setelah aba-aba tanda lomba dimulai, saya berdiri agak jauh dari tempat mereka duduk namun tetap mengawasi dari jauh. Beberapa menit kemudian si kakak menoleh ke saya sambil mengangkat kertas gambarnya. Spontan saya langsung senyum sambil mengacungkan jempol dan si Kakak membalas senyum.
    Sementara si Adik tiba-tiba sudah berdiri di samping saya dan suami. Langsung saya bawa kembali si Adik ke tempat semula di samping kakanya yang masih sibuk mewarnai. Setelah kurang dari 20 menit saya lihat lagi rupanya si Kakak sudah menyerahkan hasil gambarnya ke panitia. Dan saya lupa mengabadikan hasil gambar mereka berdua (lupa!hahaha).
    Setelah selesai menggambar dan menghabiskan cemilan yang disediakan panita lomba, kami berempat bergegas menuju ke puncak kebun stroberi. Namun, karena sedang bersama teman-teman dan salah satunya datang dari luar kota, anak-anak lebih fokus bersama Ayahnya. Saya biasanya lebih cekatan jika mengabadikan momen yang berkaitan dengan surprise tumbuh kembang anak-anak. Diluar itu saya kurang tanggap kecuali ada orang yang mengingatkan atau mengajak, hahaha. Alhamdulillah tadi pagi, teman yang juga kebetulan panitia lomba mewarnai kemarin berhasil menemukan hasil gambar the eL-Ghazy’s. Saya dan suami senyam-senyum melihat hasil gambar mereka berdua.
    Tidak berharap untuk menang, yang penting mereka berdua bisa berpartisipasi. Tapi Alhamdulillah, jika melihat hasil gambar si kakak menurut saya cukup berhasil juga instruksi yang saya berikan. Menurut saya, jika dilihat dari segi kesesuaian gambar dengan realita, hasil gambar si kakak cukup mendekati lumayan. Mulai dari warna telur (krem), warna rumput (hijau), warna bunga (kuning), warna jeger ayam (merah, walaupun kebablasan sampai ke bagian kepala), dan warna bulu ayam (hitam dan cokelat). Meskipun warna kepala ayam dan warna langit masih sedikit berantakan.
    Si Kakak juga berusaha mencoba memberi sentuhan gradasi pada gambar ayam, walau hasilnya terlihat lucu. Karena ia menggabungkan warna biru dengan merah dan warna hitam dengan cokelat. Gambarnya juga full color, walaupun 10 % masih ada yang keluar garis. Ok, good job Nak. Lanjutkan terus biar lebih terlatih terutama semakin bisa ber-gradasi warna.
    Untuk hasil gambar Si Adik, warna ayam diberinya warna hijau (mungkin ayam nya baru selesai dipilox ya Nak, hehehe). Sepertinya pagi itu mood Si Adik sedang tidak ada dan hidungnya sedang mampet sehingga tidak nyaman dan berimbas pada konsentrasinya mewarnai. Si Adik tidak menyelesaikan gambarnya. Padahal sebenarnya ia cukup senang mewarnai, karena di rumah sering mewarnai gambar dengan kakaknya. Insya Allah nanti akan ada lomba-lomba sejenis, terutama yang bisa menstimulasi perkembangan sensorik dan motorik anak-anak, aamiin.


Hasil mewarnai si Kakak 4 y

Hasil mewarnai si Adik 3 y

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar