image1 image2 image3

HI! I'M MARTIKA SANDRA|THE EL-GHAZY'S MOM|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I'M GLAD YOU ARE VISITING HERE

The Adventure of Little Girl



     
     Dua tahun belakangan ini setiap bulan Desember di daerah tempat saya tinggal dan bekerja, sedang marak-maraknya kakek Santa Claus berkeliling membagikan hadiah :D. Helloooow...where's my Hippocampus??hahaha....i need u now. Here we gooooo....
           Hal tersebut memancing ingatan masa kecil saya ketika masih nomaden bersama orang tua di suatu daerah tempat saya dilahirkan dan dibesarkan, sebuah Kota yang dijuluki Kota Tinutuan yup....Manado. Setiap bulan Desember waktu itu saya dan anak-anak se kompleks sangat senang mengejar-ngejar mobil yang di dalamnya berisi rombongan kakek Santa Claus (Sinterklas) dan "suartepit" yang tampilannya cukup menyeramkan untuk anak-anak (dengan badan berwarna hitam sambil memegang karung dan sapu lidi). Jangkauan pengejaran kami cukup jauh (untuk ukuran anak-anak kelas 2 dan 3 SD), hehehe. Bukan hanya itu. Ada saat juga kami anak-anak se kompleks bosan bermain di sekitaran rumah dan memilih untuk rame-rame memperluas daerah bermain kami hingga ke bibir pantai Boulevard yang kala itu hanya terhampar bebatuan dan pasir, belum ada gedung dan mall seperti sekarang ini. Melewati sungai di belakang pemukiman adalah keadaan yang sangat menyenangkan waktu itu. Bermain di kompleks kantor Ibu saya, bermain dengan tiang sambil memanjat maupun bergelantungan, menikmati buah Srikaya gratis hasil pencarian, menaiki pagar dinding, menaiki tangga gedung kantor, mencari dan mengamati sarang burung di setiap pohon cemara yang berjejer rapi di depan kantor Ibu saya bersama teman-teman, mencari dan mengumpulkan buah cemara kering yang sudah jatuh, hingga hobby kami yang memanjat tower kantor sampe sejajar dengan lantai 3 :D, dan bermain layaknya sirkus di sebuah TK samping kantornya Ibu yang full dengan mainan panjat yang terbuat dari besi. How chilhood was very happy :D. Saat itu adalah masa di mana anak-anak sama sekali belum mengenal yang namanya gadget. No matter what, bagaimanapun anak-anak harus lebih banyak bermain di luar ruangan ketimbang menatap terus-menerus layar LCD Handphone.
          Mengenang semuanya itu membuat saya sangat berterima kasih kepada kedua orang tua saya, betapa mereka tidak mengekang masa kecil saya dan membebaskan kemanapun saya mau dengan tetap mematuhi peraturan yang ada (pulang rumah jika mendekati waktu Magrib). Banyaaaaak sekali tempat saya bermain dan berpetualang semasa saya belum menginjak akil baligh, hahahaha. Teman bermain saya tidak hanya perempuan, malahan lebih banyak teman laki-laki saya waktu itu yang sering bermain bersama saya, teman laki-laki masa kecil saya senang sekali mengajak saya bermain kelereng bersama mereka. Setelah saya mendapatkan haid untuk pertama kalinya, sejak saat itu Ayah saya mulai membatasi pergerakan saya dalam dunia petualangan, tidak boleh lagi jauh-jauh kalau keluar rumah bersama teman-teman, its ok itu bagian dari tanggung jawab beliau ya.
          Ketika masa Sekolah Dasar, jarak antara rumah dan sekolah cukup jauh, sehingga saya mendapat uang jajan yang agak lebih karena ada uang transport di situ. Namun dasar saya, enggak seru lha yauw pulang sekolah naik angkot trus pulang, akan sangat menyenangkan kalo pulang sekolah mampir di rumah teman dan bermain panjat pohon jambu, hahahaha goshh!. Saya ke sekolah jalan kaki start sekitar jam 6, sampai di sekolah 06.30  pagi. Namun kadang pula saya pulang naik angkot kalo saya sedang tidak mood atau sudah lelah bermain di sekolah. Wuahhh saya baru sadar setelah mengingat ini kalau dulu saya itu memang lebih betah berada di luar rumah daripada di dalam rumah, hahahaha (panteslah Ayah saya mulai membatasi saat saya mulai akil baligh karena kalau sampai tidak demikian entah apa yang akan terjadi dengan saya ini, xixixixi….big thanks for my Father). Dan saya masih sangat hafal sampai sekarang lorong-lorong dan jalan yang pernah menjadi target area bermain saya masa kecil :D.
-         Ranotana Lingkungan 1
-         Ranotana Lingkungan 2
-         Jl. Bethesda
-         Sario
-         Wanea
-         Santu Yoseph Kampus
-         Inpres Kiri kampus
-         Stadion
-         Karombasan
-         Winangun

         Semua itu wilayah bermain saya yang kebanyakan ditempuh dengan berjalan kaki! Dan itu target area pada saat usia Sekolah Dasar saja ya belum termasuk tingkat sekolah sesudahnya, wkwkwkwk. To be continue… 

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar