image1 image2 image3

HI! I'M MARTIKA SANDRA|THE EL-GHAZY'S MOM|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I'M GLAD YOU ARE VISITING HERE

Bahan-bahan Ini Bisa Dijadikan Pupuk Rumahan yang Murah dan Mudah

        Semasa saya belum menikah, hobi mengoleksi tanaman hias gencar saya lakukan hampir setiap hari, sampai berburu ke daerah yang dijuluki “Kota Bunga” pun saya lakoni. Sayangnya setelah menikah dan punya anak, hobi ini berangsur memudar seiring waktu yang lebih banyak dihabiskan untuk keluarga. Apalagi saya memiliki 2 balita yang umurnya sangat berdekatan (hanya terpaut 1,2 tahun). Sedih juga mendapati bunga-bunga yang saya pelihara semasa gadis dulu satu per satu mulai layu dan bahkan banyak yang mati, walaupun masih ada beberapa yang tetap bertahan. 



Saat kedua balita sampai pada tahap perkembangan di mana mereka berdua sudah bisa berjalan. Saat itu kembali muncul keinginan untuk melanjutkan hobi lama yang sempat terhenti karena didukung juga dengan waktu yang lumayan sudah agak lebih fleksibel.  Mulai satu-per satu tanaman hias yang masih tersisa mulai kembali mendapatkan perhatian saya lagi, hehehehe. Berhubung saya tidak punya waktu banyak berkunjung ke toko pertanian dan membeli pupuk di sana, saya lebih memanfaatkan bahan-bahan yang mudah saya dapatkan di dalam rumah terutama dapur. Yang paling popular dan mudah didapatkan adalah air tajin (air sisa cucian beras). Selain itu kulit cangkang telur, dan abu sisa pembakaran (sekam dan kayu) juga bisa dimanfaatkan. Ada juga bahan-bahan lain yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk rumahan sebagaimana yang saya dapatkan dari hasil googling, yaitu : 


  1.   Air Cucian Beras

Air cucian beras ini memiliki kandungan B1 yang dapat menjadi sumber energi untuk tanaman. Sehingga tanaman dapat beraktifitas serta mudah beradaptasi terhadap media dan lingkungan yang baru.


  1.  Air  Rebusan Telur

Air rebusan telur ini memiliki kandungan mineral, vitamin dan kalsium yang berasal dari kulit telur.


  1.  Vetsin atau penyedap rasa

Vetsin bisa langsung ditebarkan pada akar tanaman dan bisa juga dilarutkan dahulu dalam air lalu disiramkan pada tanaman hias kita.


  1.  Kulit Pisang

Tumbuk halus kulit pisang lalu dilarutkan ke dalam air dan dapat disiramkan pada tanaman.


  1.  Ampas Teh

Sisa dari air dan ampas teh dapat dijadikan pupuk dengan cara disiramkan pada tanaman.


  1.  Ampas Kopi

Memiliki kandungan fosfor, nitrogen, dan potassium. Cara menggunakan pupuk kopi yaitu dengan menaburkannya pada tanaman terutama tanaman yang menyukai asam . Namun berhati-hatilah jangan terlalu banyak memberikan pupuk ini, bahkan tumbuhan pecinta asam bisa mendapat terlalu banyak asam. Letakkan kertas roti di atas kertas koran lalu sebar bubuk kopi di atas kertas roti dan biarkan hingga benar-benar mengering tak lagi memiliki kandungan air. Taburkan bubuk kopi kering di tanah sekitar tanaman yang menyukai asam seperti azalea. mawar, rhododendrons dan buah berri. Jika perlu buka buku panduan tanaman untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan penyuka asam.


  1.  Agar-agar

Larutkan bubuk agar ke dalam gelas yang sudah berisi air panas dengan takaran bubuk sebanyak 2 sendok makan. Jika sudah, maka dicampur ke dalam air dingin sebanyak 3 gelas dan aduk rata lalu dapat langsung disiramkan pada tanaman. Dapat dilakukan seminggu sekali.


  1.  Air Kelapa

Memiliki kandungan kalsium, kalium, protein, magnesium, vitamin dan mineral.


  1.  Kulit Bawang

Rendam kulit bawang selama satu malam dan esok harinya dapat langsung disiramkan pada tanaman.


  1.  Sisa Obat-obatan

Bisa anda gunakan obat-obat yang sudah kadaluarsa denga cara yaitu tumbuk halus obat lalu larutkan ke dalam air dan dapat langsung disiramkan pada akar tanaman


  1.  Kulit Kacang

Letakkan kulit kacang (kering atau rebus) di atas media tanam hingga penuh dan kemudian dapat disiram dengan air.


  1.  Air Akuarium yang Kotor

Air akuarium kaya dengan notrigen dan nutrisi lain yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan menghasilkan baik buah atau bunga.


  1.  Sisa Buah-buahan dan Sayuran

Siapkan 1 kg buah atau sayuran, cacah dan dan masukkan dalam wadah. Campurkan dengan 1 kg gula merah yang dicairkan dengan 0,5 liter air. Tutup wadah seluruhnya selama 7 hari. Pupuk siap dipakai dengan dosis 5-6 sdm cairan dicampur 5 liter air.


  1.  Sisa Jeroan Ikan

Siapkan 1 kg jeroan ikan, cacah dan dan masukkan dalam wadah. Campurkan dengan 1 kg gula merah yang dicairkan dengan 0,5 liter air. Tutup wadah seluruhnya selama 14 hari hari. Pupuk siap dipakai dengan dosis 5-6 sdm cairan dicampur 5 liter air.

   Nah, mudah didapat bukan? Secara tidak langsung kita juga sudah berpartisipasi dalam meminimal jumlah sampah rumah tangga kita melalui yang namanya Replant dan Reuse. Demikian semoga bermanfaat tulisan ini dan semangat bertanam ria ya.

Sumber : www.bibitbunga.com, www.gayahidup.republika.co.id

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar